Newest Post
// Posted by :atlas
// On :Selasa, 10 Januari 2017
Lubang hitam adalah
sebuah objek besar di ruang angkasa yang tidak ada apapun keluar darinya,
bahkan cahaya sekalipun. Untuk melihat mengapa hal ini dapat terjadi coba bayangkan sebuah bola tenis yang melayang di udara. Semakin kuat kita melempar
bola tenis tersebut keudara makin kencang pula ia melayang dan mencapai
ketinggian tertentu lalu kembali ke bumi lagi. Jika kita lempar dengan kekuatan
yang sangat kuat sekali maka bola tersebut tak akan kembali kebumi karena gaya
tarik gravitasi tak mampu mempengaruhi bola tersebut sehingga tidak mungkin
kembali ke bumi. Kecepatan saat bola keluar dari atmosfer bumi hingga tak
terpengaruh gaya gravitasi dan bola tak mungkin dapat kembali, dinamakan
kecepatan lepas atau lebih di kenal dengan escape
velocity. Kecepatan tersebut besarnya
dapat diperkirakan di bumi, yaitu 7 mil per detik.
Jika
bola tersebut mengerut menjadi kecil dan semakin kecil, maka pengaruh gravitasi
semakin kuat dan keccepatan lepas menjadi semakin besar. Benda dapat terlempar
kuat dan kuat ke angkasa. Meskipun dapat mencapai kecepatan yang sangat tinggi,
bahkan mendekati kecepatan cahaya, atau bahkan bergerak dengan kecepatan 186
ribu mil per detik sekalipun, tidak cukup untuk menghilang. Pada keejadian
seperti ini tidak ada sesuatu dapat keluar sebagaimana tidak ada sesuatu yang
dapat berjalan melebihi kecepatan cahaya. Ini yang dimaksud dengan lubang
hitam.
Apakah
lubang hitam itu ada? Adalah suatu hal yang tak mungkin untuk melihat lubang
hitam secara langsung karena tidak ada cahaya yang keluar dari benda hitam
sempurna. Lebh baik kita memikirkan keberadaannya.
Ketika
bintang besar kehabisan bahan bakarnya, dia akan meledak menjadi supernova.
Sisa-sisa materi yang tertinggal akan hancur menjadi kabut cair dan sisa
tersebut menjadi bintang neutron. Kita tahu bahwa bintang neutron ada karena
beberapa bukti penemuan dengan menggunakan teleskop radio. Jika bintang neutron
sangat besar, gaya gravitasi melebihi gradien tekanan dan kehancuran tidak
dapat di hentikan. Bintang neutron terus mengerut hinga akhirnya menjadi lubang
hitam. Massa nya sekitar dua kali massa matahari.
Supernova
terjadi di galaksi kita sekali setiap 300 tahun dan di galaksi tetangga sekitar
500 tahun sekali. Oleh karenanya cukup dapat di percaya, bahwa seharusnya ada
lubang hitam. Kehadiran lubang hitam masih belum terbukti secara meyakinkan,
sehingga banyak antara para ilmuwan yang
ragu apakah lubang hitam memang benar-benar ada atau tidak. Lubang hitam
merupakan suatu objek dalam jagat raya yang masih peenih teka-teki dan
memancing rasa keingin tahuan yang sangat besar. Dapatkah lubang hitam di
manfaatkan sebagai sumber energi? Jika perhitungan para astrofisikawan benar,
di jagat raya kita ini terdapat sekitar 109 atau 1 miliar lubang
hitam yang merupakan hasil evolusi dari bintang-bintang bermassa sangat besar.
