Newest Post
Archive for 2017
Lubang hitam adalah
sebuah objek besar di ruang angkasa yang tidak ada apapun keluar darinya,
bahkan cahaya sekalipun. Untuk melihat mengapa hal ini dapat terjadi coba bayangkan sebuah bola tenis yang melayang di udara. Semakin kuat kita melempar
bola tenis tersebut keudara makin kencang pula ia melayang dan mencapai
ketinggian tertentu lalu kembali ke bumi lagi. Jika kita lempar dengan kekuatan
yang sangat kuat sekali maka bola tersebut tak akan kembali kebumi karena gaya
tarik gravitasi tak mampu mempengaruhi bola tersebut sehingga tidak mungkin
kembali ke bumi. Kecepatan saat bola keluar dari atmosfer bumi hingga tak
terpengaruh gaya gravitasi dan bola tak mungkin dapat kembali, dinamakan
kecepatan lepas atau lebih di kenal dengan escape
velocity. Kecepatan tersebut besarnya
dapat diperkirakan di bumi, yaitu 7 mil per detik.
Jika
bola tersebut mengerut menjadi kecil dan semakin kecil, maka pengaruh gravitasi
semakin kuat dan keccepatan lepas menjadi semakin besar. Benda dapat terlempar
kuat dan kuat ke angkasa. Meskipun dapat mencapai kecepatan yang sangat tinggi,
bahkan mendekati kecepatan cahaya, atau bahkan bergerak dengan kecepatan 186
ribu mil per detik sekalipun, tidak cukup untuk menghilang. Pada keejadian
seperti ini tidak ada sesuatu dapat keluar sebagaimana tidak ada sesuatu yang
dapat berjalan melebihi kecepatan cahaya. Ini yang dimaksud dengan lubang
hitam.
Apakah
lubang hitam itu ada? Adalah suatu hal yang tak mungkin untuk melihat lubang
hitam secara langsung karena tidak ada cahaya yang keluar dari benda hitam
sempurna. Lebh baik kita memikirkan keberadaannya.
Ketika
bintang besar kehabisan bahan bakarnya, dia akan meledak menjadi supernova.
Sisa-sisa materi yang tertinggal akan hancur menjadi kabut cair dan sisa
tersebut menjadi bintang neutron. Kita tahu bahwa bintang neutron ada karena
beberapa bukti penemuan dengan menggunakan teleskop radio. Jika bintang neutron
sangat besar, gaya gravitasi melebihi gradien tekanan dan kehancuran tidak
dapat di hentikan. Bintang neutron terus mengerut hinga akhirnya menjadi lubang
hitam. Massa nya sekitar dua kali massa matahari.
Supernova
terjadi di galaksi kita sekali setiap 300 tahun dan di galaksi tetangga sekitar
500 tahun sekali. Oleh karenanya cukup dapat di percaya, bahwa seharusnya ada
lubang hitam. Kehadiran lubang hitam masih belum terbukti secara meyakinkan,
sehingga banyak antara para ilmuwan yang
ragu apakah lubang hitam memang benar-benar ada atau tidak. Lubang hitam
merupakan suatu objek dalam jagat raya yang masih peenih teka-teki dan
memancing rasa keingin tahuan yang sangat besar. Dapatkah lubang hitam di
manfaatkan sebagai sumber energi? Jika perhitungan para astrofisikawan benar,
di jagat raya kita ini terdapat sekitar 109 atau 1 miliar lubang
hitam yang merupakan hasil evolusi dari bintang-bintang bermassa sangat besar.
NEBULA
Dalam menjelajahi jagat raya, para astronom juga
menangkap benda aneh lain yang berupa gumpalan redup, yaitu sepotong cahaya
yang lebar melebihi ukuran bintang. Beberapa gumpalan ini kemudian di simpulkan
berupa kabut gas dalam galaksi kita yang di kenal dengan nebula. Nebula di
yakini berupa hasil atau sisa dari bintang yang mengakhiri hidupnya atau
pembentukan bintang baru. Semakin canggih teleskop yang di gunakan, semakin
banyak pula nebula aneh yang ditemukan.
💖 Planet Dalam
👌Planet dalam, Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars dapat kembali di bedakan dalam 2 kelompok. Planet pertama dan planet terakhir (Merkurius dan Mars) relatif kecil di bandingkan dengan bumi. Mereka berturut-turut memiliki diameter 4.800 km dan 6.700 km di banding diameter Bumi 12.800 km. kedua planet tersebut juga tidak memiliki atmosfer.
👌Dua planet tengah, Venus dan Bumi, sebaliknya ukurannya hampir sama, yaitu 12.100km untuk Venus dan 12.800 km untuk Bumi, dan memiliki kesamaan komposisi, massa, dan kerapatan. Tetapi karena posisi Venus lebih dekat dari Matahari, mengakibatkan Venus terpengaruh atau terkena efek rumah kaca, ''runway greenhouse effect'' yang menimbulkan hangus, gosong, dan imbul tempat-tempat perapian pada permukaanya. Sementara karena Bumi lebih jauh dari Matahari, maka Bumi lebih relatif nyaman untuk di huni.
💖Planet Luar
👌Untuk Planet luar, pembagiannya agak berbeda, dan dua gas raksasa besar bagian pertama (Yupiter dan Saturnus) cukup berbeda dalam beberapa hal di bandingkan dengan 2 raksasa terluar, yaitu Uranus dan Neptunus. Dalam hal ukura Yupiter dan Saturnus tidak jauh berbeda. Saturnus memiliki diameter 120.000 km sedangkan Yupiter memiliki diameter 142.000 km. Tetapi 2 planet lainnya (Uranus dan Neptunus) hanya memiliki diameter sekitar 51.800 km dan 50.000 km.
👌Perbedaan yang besar dalam ukuran kedua kelompok planet luar ini juga berkaitan dengan banyak perbedaan yang lain. Sebagai contoh, Yupiter dan Saturnus berturut-turut memiliki tekanan internal yang tinggi untuk 'memeras' kuantitas yang besar dari hidrogen dalam keadaan padat di dalam inti mereka, sementara Uranus dan Neptunus dapat memproduksi hanya sejumlah kecil fraksi dari jumlah tersebut. Sebagai konsekuensinya, medan magnetik mereka jauh lebih kecil dibanding Yupiter dan Saturnus, saat medan magnetik di banngkitkandalam jumlah atau bagian yang besar dari pergeakan arus listrik melalui material ini.

